Suatu ketika, ada seorang anak yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah….

Hari pertama anak itu telah memakukan 50 paku ke pagar setiap dia marah….. Lalu secara bertahap jumlah paku yang ditancapkan ke pagar berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan ke pagar. Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabaran. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.

Hari demi hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar. “hmmm,  kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi, lihatlah lubang-lubang di pagar ini. pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya. “Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini…. di hati orang lain”.

Kamu dapat menusukkan pisau pada dada seseorang, lalu kemudian mencbut pisau itu……Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada….DAN LUKA KARENA KATA-KATA ADALAH SAMA BURUKNYA DENGAN LUKA FISIK….

Sahabat-sahabatku.., memang sebuah permintaan maaf bisa mengobati banyak hal. Namun, agaknya kita juga harus mengingat, bahwa semua itu tidak akan ada artinya, saat kita mengulangi kesalahan itu berkali-kali. don’t forget it kawan🙂

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s