Sesungguhnya kita dilahirkan untuk senantiasa bisa belajar dan memperbaiki diri. Mari belajar dari sebuah pensil….. PERTAMA, untuk menjadi pensil yang baik, pensil harus rela dan siap terluka akibat rautan. KEDUA, pensil punya kemampuan untuk menghapus dan memperbaiki kesalahan. KETIGA, bagian yang paling penting dari pensil adalah apa yang ada di dalamnya. KEEMPAT, pensil akan menghasilkan karya besar, manakah dia pasrah pada tangan yang menggerakkannya.

 

Sekarang mari kita anggap bahwa diri kita adalah sebuah pensil……….        

PERTAMA, masalah dan ujian akan selalu senantiasa ada di depan kita, namun yakinlah bahwa justru dengan semua ini kita bisa semakin kuat dan dewasa.

KETIGA, yang jauh lebih penting dari kita bukanlah yang tampak luar, melainkan “ISI” dari kepribadian kita.

KEDUA, jangan takut mencoba !!! karena kita punya kesempatan untuk belajar dan memperbaiki kesalahan-kesalahan kita.

KEEMPAT, untuk melakukan hal besar, jangan pernah lupakan kekuatan besar dari zat yang maha BESAR. Setiap kita mirip sebuah pensil………diciptakan untuk memberikan makna dalam kehidupan, maka……apapun, kapanpun, dimanapun kita, pastikan kita bisa menorehkan jejak positif dalam hidup ini.;-)

(terimakasih atas kunjungannya   ;0 )

Komentar
  1. dwiluky mengatakan:

    aq,,,korbanx……wkwkwkwkwkwkwkwkwk………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s